Versi Teks Sword Art Online Episode 10 Bagian 5
Sebelumnya : Sword Art Online Episode 10 Bagian 4
"Eh?" Asuna salah paham.
Hening.
Masih hening.
Dan kemudian dari hening ...
"Bo-Bodoh!!!!" Asuna malu, kesal, dan langsung memukul Kirito.
Setelahnya layar berubah menjadi gelap, dan tiba-tiba saja mereka telah berada di kamar.
"Maaf, aku membangunkanmu, ya?"
"Aku baru saja bermimpi" Ucap Asuna, "Tentang dunia nyata" Suara Asuna begitu lembut dan halus, seksi. "Aneh sekali" Ucapnya lagi, "Aku berpikir bahwa Aincrad beserta isinya, dan segala sesuatu yang terjadi bersamamu hanya mimpi, aku benar-benar takut, syukurlah ternyata ini bukan mimpi"
"Kau aneh sekali ... Bukankah kau ingin kembali?"
"Benar sih, tapi ... Aku tak ingin yang ada disini menghilang begitu saja, dua tahun yang sangat berharga bagiku, aku yakin akan hal itu sekarang"
"Hei, Kirito-kun" Asuna yang mulanya berbaring kini pindah ke posisi duduk, menjadikannya semakin jelas kalau ia tak memakai bra, "Apa menurutmu tak apa kalau kita meninggalkan garis depan untuk sementara waktu?"
"Mm?"
"Tak tahu kenapa, aku takut ...
Jika aku kembali ke medan pertempuran, aku merasa sesuatu yang buruk akan terjadi ...
Mungkin aku hanya sedikit kelelahan ya"
"Benar, aku juga lelah" Ucap Kirito.
If u know what I mean
"Lantai 22, wilayah barat daya, di sana terdapat desa kecil yang dikelilingi oleh Hutan dan Danau" Ucap Kirito, "Mari kita tinggal disana" Ajaknya. "Dan ..."
"Dan?"
"Me ...
Menikahlah denganku" Kirito melamar Asuna.
"Eh?" Asuna salah paham.
Hening.
Masih hening.
Dan kemudian dari hening ...
"Bo-Bodoh!!!!" Asuna malu, kesal, dan langsung memukul Kirito.
Setelahnya layar berubah menjadi gelap, dan tiba-tiba saja mereka telah berada di kamar.
"Maaf, aku membangunkanmu, ya?"
"Aku baru saja bermimpi" Ucap Asuna, "Tentang dunia nyata" Suara Asuna begitu lembut dan halus, seksi. "Aneh sekali" Ucapnya lagi, "Aku berpikir bahwa Aincrad beserta isinya, dan segala sesuatu yang terjadi bersamamu hanya mimpi, aku benar-benar takut, syukurlah ternyata ini bukan mimpi"
"Kau aneh sekali ... Bukankah kau ingin kembali?"
"Benar sih, tapi ... Aku tak ingin yang ada disini menghilang begitu saja, dua tahun yang sangat berharga bagiku, aku yakin akan hal itu sekarang"
"Hei, Kirito-kun" Asuna yang mulanya berbaring kini pindah ke posisi duduk, menjadikannya semakin jelas kalau ia tak memakai bra, "Apa menurutmu tak apa kalau kita meninggalkan garis depan untuk sementara waktu?"
"Mm?"
"Tak tahu kenapa, aku takut ...
Jika aku kembali ke medan pertempuran, aku merasa sesuatu yang buruk akan terjadi ...
Mungkin aku hanya sedikit kelelahan ya"
"Benar, aku juga lelah" Ucap Kirito.
If u know what I mean
"Lantai 22, wilayah barat daya, di sana terdapat desa kecil yang dikelilingi oleh Hutan dan Danau" Ucap Kirito, "Mari kita tinggal disana" Ajaknya. "Dan ..."
"Dan?"
"Me ...
Menikahlah denganku" Kirito melamar Asuna.
Sumber : http://www.beelzeta.com/2